Piala AFC 2020: PSM Berbekal Pengalaman, Lalenok Bermodal Determinasi

By Abdi Satria


nusakini.com-Gianyar-Lalelok United dan PSM Makassar sama-sama optimis meraih kemenangan saat bertemu pada leg pertama babak playoff Piala AFC 2020 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Rabu (22/1). Hal itu diungkap pelatih Lalenok, Yance Metmey dan direspon Bojan Hodak, koleganya dari PSM. 

Menurut Yance, skuatnya sudah lama mempersiapkan diri menghadapi PSM. Sejak meraih treble winners pada Novemver 2019, Lalenok hanya meliburkan pemainnya selama 15 hari. Mental, motivasi dan determinasi skuat Lalenok juga tinggi. "Kami sudah lama menantikan laga ini. PSM memang diatas kami. Tapi, saat ini kami berada pada event yang sama," ujar Yance pada sesi jumpa media, Selasa (21/1).


Selama masa persiapan, Lalenok menggelar dua kali ujicoba menghadapi timnas U-19 Timor Leste. Hasilnya, Lalenok dua kali menang dengan skor 5-2 dan 3-1.

Yance pun mengaku sudah menyiapkan kiat khusus untuk meredam kelebihan PSM. "Saya pernah menjadi pemain dan pelatih di kompetisi Indonesia. Saya juga paham betul karakter PSM. Untuk mengimbangi PSM, saya sudah intruksikan pemain agar tampil dengan pressing yang ketat," tegas Yance.

Dilain pihak, Bodak menanggapi santai 'tantangan' Yance. Meski mengaku respek dengan sukses Lalenok meraih treble winners musim lalu, Bodak tetap yakin skuatnya bisa mengatasi Lalenok. "Level Indonesia lebih baik dari Timor Leste. Lalenok memang memiliki pemain yang cepat. Tapi, PSM sudah terbiasa bermain di level Asia. Saya yakin pengalaman itu jadi bekal untuk mengalahkan Timor Leste," kata Bodak.

Bodak menambahkan faktor pengalaman jadi penting karena durasi persiapan skuat Juku Eja terbilang singkat untuk menghadapi level penting seperti Piala AFC. "Kondisi pemain belum berada pada level terbaik. Tapi, saya yakin mereka tak ingin mengecewakan suporter PSM," pungkas Hodak. (ab)