Amran Sulaiman Pimpin Jajak Pendapat Kinerja Menteri
By Admin

Mentan Andi Amran Sulaiman
nusakini.com, Parameter Politik Indonesia (PPI) mengumumkan temuan terbaru terkait tingkat kepuasan publik terhadap jajaran kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (18/10/2026). Hasil riset tersebut menempatkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di posisi puncak dengan raihan 15,4 persen, dibayangi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Posisi ketiga dalam daftar pejabat berkinerja terbaik itu diduduki oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang meraih angka 6 persen. Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menyampaikan paparan data ini secara virtual kepada publik.
"Dalam survei ini juga kami mencoba untuk mencuplik, kira-kira siapa menteri yang dinilai, atau pejabat yang dinilai memiliki kinerja yang baik dan kinerja yang tidak baik," ujar Adi. Temuan tersebut diperoleh dari pengumpulan opini masyarakat yang ditanya langsung mengenai figur menteri berkinerja paling memuaskan.
Selisih penilaian antara Mentan Amran dan Seskab Teddy terbilang sangat tipis, yakni hanya terpaut 0,9 poin persentase. Jika perolehan dua pejabat tertinggi tersebut digabungkan, angkanya mendominasi nyaris 30 persen dari total suara responden.
Selain tiga nama utama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menduduki peringkat keempat dengan perolehan sebesar 4,5 persen. Posisi kelima kemudian diisi oleh Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transmisi Energi Bahlil Lahadalia yang mengantongi 3,2 persen.

Lima nama berikutnya secara berurutan mencatatkan persentase penilaian di bawah angka tiga persen. Mereka meliputi Maruarar Sirait, Tito Karnavian, Zulkifli Hasan, Prasetyo Hadi, hingga Rosan Roeslani.
Riset ini dilaksanakan dalam rentang waktu 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui skema wawancara tatap muka. Tercatat sebanyak 1.200 orang dari 38 provinsi di Indonesia turut dilibatkan sebagai responden.
Lembaga ini menerapkan metode pengambilan sampel acak bertingkat dalam menjaring aspirasi masyarakat. Tingkat kepercayaan survei diklaim berada di angka 95 persen dengan batas kesalahan sekitar 2,83 persen.
Tingginya apresiasi untuk Mentan Amran diduga sejalan dengan berbagai pencapaian positif di sektor ketahanan pangan belakangan ini. Hal tersebut mencakup deklarasi swasembada beras nasional hingga rekor Nilai Tukar Petani yang tercatat oleh BPS.
Meski demikian, PPI menegaskan bahwa data ini murni cerminan persepsi masyarakat di lapangan pada waktu tersebut. Laporan tersebut tidak bisa dijadikan ukuran tunggal atau audit resmi atas pencapaian teknis seluruh kementerian. (*)