Bulog Percepat Bantuan Pangan Meski Terkendala Pasokan Kemasan Plastik
By Admin

Bantuan Pangan
nusakini.com, Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten memastikan penyaluran bantuan pangan tetap berjalan meski sempat terkendala pasokan kemasan akibat fluktuasi bahan baku plastik global.
Pemimpin Wilayah Bulog DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib, mengatakan kendala terjadi karena bahan kemasan menggunakan biji plastik yang terdampak situasi geopolitik internasional.
Menurut Taufan, Bulog kini mempercepat proses distribusi dengan langsung melakukan pengemasan ulang begitu stok kemasan tersedia. Untuk mendukung percepatan, desain kemasan bantuan pangan juga disederhanakan.
Perubahan dilakukan pada tampilan visual, seperti pengurangan variasi warna dan penyederhanaan tulisan. Bulog menegaskan kualitas kemasan maupun mutu beras bantuan tetap dipertahankan sesuai standar.
Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperpanjang batas waktu penyaluran bantuan pangan hingga 31 Mei 2026. Kebijakan tersebut diberikan setelah Bulog mengajukan tambahan waktu distribusi.
Bapanas juga memperbolehkan penggunaan kemasan alternatif selama identitas program bantuan pangan tetap dicantumkan.
Berdasarkan data pemerintah, sepanjang triwulan pertama 2026 bantuan pangan telah menjangkau sekitar 1,85 juta keluarga penerima manfaat dengan distribusi 37,1 juta kilogram beras dan 7,4 juta liter minyak goreng. (*)