Hotel Cristiano Ronaldo Bantah Alih Fungsi Jadi Rumah Sakit Pasien Virus Corona

By ommed


nusakini.com - Sebelumnya banyak beredar berita yang menyebutkan salah satu hotel milik Ronaldo di Lisbon bakal diubah menjadi rumah sakit.
Sejumlah laporan yang beredar luas menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo siap mengubah hotelnya menjadi rumah sakit darurat bagi para penderita virus corona, namun hal tersebut dibantah oleh lembaga di Lisbon.

Media Spanyol, Marca, mengklaim bahwa superstar Juventus itu siap untuk menjadikan salah satu dari dua hotelnya sebagai rumah sakit yang menampung para pasien pandemi corona, yang telah menginfeksi lebih dari 160.000 orang di dunia dan membunuh lebih dari 6.000 jiwa.
Kasus virus tersebut di tanah kelahiran sang pemenang lima Ballon d'Or, Portugal, masih menyentuh tahap awal, meski baru-baru ini mengalami lonjakan besar dari 76 menjadi 245 orang dinyatakan positif terpapar.


Seorang staf di hotel Ronaldo yang berada di Lison, justru mengatakan tidak tahu tentang rencana eks penggawa Real Madrid itu untuk mengubah fungsi hotel untuk sementara waktu.
"Kami adalah sebuah hotel. Kami tidak akan menjadi rumah sakit. Hari ini biasanya seperti yang lain, kami adalah dan tetap akan menjadi hotel. Kami ditelepon oleh banyak media. Semoga hari Anda menyenangkan," ucap narasumber lembaga tersebut kepada media Belanda, RTL Nieuws.

Ronaldo belum memberikan komentar apa pun terkait berita-berita yang menyebutkan bakal adanya alih fungsi dari hotelnya sembari sudah menjauh dari Italia tempatnya berkiprah di Serie A musim ini, yang menjadi salah satu lokasi terburuk yang terkenda dampak virus corona.
Rekan setimnya di Juventus, Daniele Rugani merupakan pemain terkenal pertama yang dinyatakan terinfeksi virus tersebut dan sang penyerang 35 tahun sudah mengirimkan pesan dukungan kepadanya dan juga para penderita di seluruh dunia.

"Dunia sedang melalui momen sangat sulit yang membutuhkan kepedulian sepenuhnya dan perhatian dari kita semua," tulis Ronaldo di akun Twitter dan Instagram pribadinya.

"Saya hari ini berbicara kepada kalian bukan sebagai pesepak bola, tapi sebagai seorang anak, ayah, manusia biasa yang gelisah dengan perkembangan terakhir yang memberi dampak pada seluruh dunia."

"Penting bagi kita untuk mengikuti saran dari WHO dan pemerintah tentang bagaimana kita menangani situasi saat ini," lanjutnya.
"Melindungi kehidupan manusia harus ada di atas segala kepentingan lainnya. Saya ingin menyampaikan rasa duka kepada semua orang yang kehilangan orang terdekat mereka, solidaritas saya untuk mereka yang melawan virus ini, seperti rekan setim saya Daniele Rugani. Dukungan tanpa henti saya untuk pekerja kesehatan luar biasa yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk menolong orang lain." (gi/om)