Indonesia Siap Gelar Konferensi Imam Sedunia 2026 untuk Dorong Resolusi Konflik
By Admin
Menag Nasaruddin Umar
nusakini.com, Pemerintah Republik Indonesia bersiap menggelar agenda internasional bertajuk International Grand Imams Conference (IGIC) pada tahun 2026 mendatang. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutkan bahwa forum ini menjadi instrumen strategis untuk mempromosikan diplomasi keagamaan ke panggung global.
Rangkaian kegiatan pemanasan bertajuk Bridging to IGIC 2026 telah diselenggarakan di Kota Bandung pada Minggu (23/8/2026). Dalam perhelatan tersebut, fungsi masjid dikampanyekan agar tidak sekadar menjadi tempat ibadah, melainkan juga sebagai episentrum harmoni sosial.
"Kita akan mencoba memperkenalkan religious diplomacy, diplomasi hati nurani, diplomasi spiritual," ujar Menag Nasaruddin Umar. Pendekatan alternatif ini diambil karena diplomasi politik dan formal saat ini dinilai belum sepenuhnya sukses menghentikan berbagai pertikaian antarnegara.
Kegiatan sosialisasi di Provinsi Jawa Barat ini dipusatkan di dua lokasi ikonik, yakni Masjid Pusdai dan Masjid Raya Al-Jabbar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut menyatakan kesiapannya dalam memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan seluruh rangkaian acara internasional tersebut.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Andrie Kustria Wardana, menilai kegiatan ini membawa misi krusial bagi kemanusiaan. “Berbicara IGIC tidak hanya berbicara Jawa Barat, tetapi berbicara tentang event nasional dan internasional,” tutur Andrie saat mewakili Gubernur Jawa Barat.
Selain pemaparan agenda, acara di Bandung juga diisi dengan pelantikan pengurus Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) periode 2026–2031 untuk beberapa wilayah. Penguatan jaringan ulama di tingkat daerah ini diharapkan mampu membawa pesan perdamaian dari Indonesia menuju kancah dunia. (*)