Liberika Meranti Dinilai Berpeluang Jadi Andalan Baru Kopi Indonesia di Tengah Ancaman Perubahan Iklim
By Admin

Kopi meranti
nusakini.com, — Perubahan iklim global yang mulai memengaruhi produksi kopi dunia dinilai membuka peluang baru bagi pengembangan kopi liberika asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Varietas kopi ini disebut lebih mampu beradaptasi terhadap suhu panas dan perubahan cuaca dibandingkan jenis arabika maupun robusta.
Founder ErberCoffee, Abdurrahman Farhumi, mengatakan kopi liberika memiliki karakteristik yang cocok dikembangkan di wilayah dataran rendah dan kawasan gambut seperti Kepulauan Meranti.
Menurut dia, kemampuan tanaman liberika bertahan pada suhu tinggi menjadi keunggulan tersendiri di tengah meningkatnya tekanan perubahan iklim terhadap sektor perkebunan kopi dunia.
“Liberika punya daya tahan yang cukup kuat terhadap perubahan cuaca. Kondisi ini membuat prospeknya dinilai semakin terbuka ketika beberapa varietas kopi lain mulai terdampak pemanasan global,” kata Abdurrahman, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah negara penghasil kopi mulai menghadapi tantangan produksi akibat perubahan pola musim dan kenaikan suhu. Kondisi tersebut disebut berdampak terhadap produktivitas kopi arabika dan robusta yang membutuhkan kondisi iklim tertentu.
Berbeda dengan dua varietas tersebut, liberika dinilai lebih adaptif karena dapat tumbuh di lahan gambut dengan tingkat keasaman tinggi yang banyak terdapat di wilayah pesisir Riau.
Selain faktor ketahanan tanaman, peluang pasar juga dinilai cukup besar. Abdurrahman menyebut permintaan kopi liberika asal Meranti sudah datang dari sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Namun demikian, kapasitas produksi petani saat ini disebut masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pasar.
“Permintaan pasar sudah ada, tetapi produksi masih perlu ditingkatkan agar peluang ekspor bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan kopi liberika tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dinilai dapat mendukung keberlanjutan kawasan gambut karena budidayanya dilakukan tanpa mengubah karakter alami lahan.
Menurut dia, peningkatan budidaya liberika juga berpotensi membuka lapangan kerja baru dan menambah sumber penghasilan masyarakat di wilayah pesisir.
Dengan tren konsumsi kopi yang terus meningkat, kopi liberika Meranti dinilai memiliki peluang berkembang sebagai salah satu komoditas unggulan baru dari Riau untuk pasar nasional maupun internasional. (*)