Pemkab Buton Tengah Satukan Kekuatan Lintas Sektor Demi Sukses Program Makan Bergizi Gratis
By Admin
Dok. Diskominfo Buton Tengah
nusakini.com, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah mempertegas keseriusan dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional, hingga unsur TNI dan Polri.
Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis Program Makan Bergizi Gratis yang digelar di Aula Kantor Bupati Buton Tengah, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat.
Sosialisasi dipandu oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan Buton Tengah, Andy Nursin. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menekankan pentingnya kesamaan pemahaman seluruh pihak terkait terhadap mekanisme pelaksanaan MBG, mulai dari penyediaan bahan pangan hingga distribusi makanan bergizi kepada sasaran program.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Buton Tengah, Sela Wati Tomia, menyampaikan bahwa Program MBG membutuhkan sistem pelayanan yang tertata. Salah satu elemen utama adalah peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai ujung tombak pelaksanaan di lapangan.
Menurut Sela Wati, keberhasilan SPPG tidak terlepas dari dukungan daerah, khususnya dalam memastikan ketersediaan bahan pangan yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan komoditas lokal menjadi strategi penting untuk menjaga kesinambungan program.
Selain aspek teknis, pengamanan dan pengawasan juga menjadi perhatian utama. Danramil 1413-08/Gu, Kapten Infanteri Arifin, menegaskan bahwa TNI siap melakukan pendampingan melalui fungsi kewilayahan. Setiap aktivitas SPPG akan dimonitor dan dilaporkan secara berkala sebagai bagian dari pengawalan program pemerintah.
Dukungan serupa disampaikan oleh Kepolisian Resor Buton Tengah. Wakapolres Kompol Bagio menyatakan bahwa Polri berfokus pada pengamanan proses distribusi dan pengadaan pangan agar berjalan aman dan tertib. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama agar Program MBG dapat dilaksanakan tanpa gangguan.
Dari hasil sosialisasi tersebut, sejumlah rekomendasi strategis mengemuka. Pemerintah daerah didorong untuk memperkuat regulasi terkait pengadaan pangan serta mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta aparat keamanan, Pemkab Buton Tengah berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan efektif. Program ini diharapkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (*)