Pilah Strategi Baru, Tim Penjualan Industri Kimia Karawang Mulai Adopsi Teknologi AI

By Admin


In House Training "B2B Sales Modernization"
nusakini.com, Karawang — Langkah penyegaran kompetensi tenaga pemasar di sektor industri manufaktur mulai bergeser ke arah digitalisasi total. Salah satu pelaku industri di Kawasan KIIC Karawang, PT Dai-ichi Kimia Raya, menggelar program peningkatan kapasitas bertajuk In House Training "B2B Sales Modernization" pada Jumat (10/7). Langkah ini diambil guna mengantisipasi perubahan perilaku konsumen korporasi yang kini dinilai lebih banyak mengandalkan kecerdasan buatan (AI) sebelum melakukan transaksi.

Dalam kegiatan tersebut, korporasi menghadirkan praktisi pemasaran dan vokasi, Ahmad Madani. Menurut penjelasan penyelenggara, pelatihan ini dirancang untuk membekali tim internal agar mampu membangun arsitektur kepercayaan digital di tengah maraknya penggunaan platform seperti pencarian daring hingga asisten pintar dalam rantai pasok industri.

Ahmad Madani selaku narasumber menjelaskan bahwa pola pencarian vendor oleh klien bisnis (business-to-business) saat ini sudah jauh berubah. Calon pembeli disebut cenderung melakukan riset mandiri melalui berbagai platform profesional dan mesin pencari berbasis AI guna membandingkan efisiensi solusi sebelum akhirnya memutuskan untuk berinteraksi langsung dengan tim pemasar lapangan.

Oleh karena itu, tim penjualan perusahaan manufaktur dituntut memiliki kemampuan baru yang melampaui teknik negosiasi konvensional. Beberapa materi yang diberikan dalam program intensif ini meliputi pengenalan perjalanan baru pembeli B2B, optimalisasi platform profesional LinkedIn, hingga penerapan metode visibilitas konten agar ramah terhadap pemindaian mesin kecerdasan buatan.

Manajemen perusahaan berharap, melalui pembaruan strategi penawaran berbasis solusi dan edukasi digital ini, daya saing korporasi di pasar nasional dapat terus dipertahankan. Pendekatan terintegrasi tersebut diharapkan mampu melahirkan budaya kerja yang lebih adaptif dalam membaca kebutuhan pasar yang kian dinamis. (*)