Alumni MAN Asahan Berbagi Pengalaman Lolos IPDN, Siswa Didorong Tingkatkan Motivasi

By Admin


M. Irfan Hafidz
nusakini.com, Asahan — Suasana apel pagi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Asahan berlangsung berbeda pada Senin (30/3/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan alumni lulusan 2023/2024, M. Irfan Hafidz, yang kini menjadi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jatinangor.

Dalam kesempatan itu, Irfan menyampaikan pengalaman pribadinya kepada para siswa terkait proses meraih kelulusan di IPDN. Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami keraguan saat masih duduk di bangku kelas XII jurusan Agama.

Menurut Irfan, saat itu ia sempat mempertimbangkan untuk berpindah ke jurusan IPA karena menganggap peluangnya lebih luas. Namun, setelah berdiskusi dengan orang tua dan pihak sekolah, ia memutuskan untuk tetap melanjutkan di jurusan tersebut.

“Pada akhirnya saya menyadari bahwa semua jurusan memiliki peluang yang sama,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya sempat tidak lolos seleksi IPDN pada tahun 2024. Setelah itu, ia melanjutkan studi di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara jurusan Hukum Keluarga Islam sambil mempersiapkan diri kembali.

Berdasarkan pengalamannya, upaya tersebut membuahkan hasil setelah ia kembali mengikuti seleksi dan dinyatakan lulus dengan capaian peringkat pertama.

Selain berbagi kisah, Irfan juga memberikan informasi terkait persyaratan seleksi IPDN, termasuk kebutuhan sertifikat TOEFL dengan skor minimal 400.

Kepala MAN Asahan, Elda Ayumi, menyatakan bahwa kehadiran alumni tersebut menjadi contoh nyata bagi siswa bahwa lulusan madrasah mampu bersaing di tingkat nasional.

Ia berharap pengalaman yang dibagikan dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik dalam meraih cita-cita. (*)