Koperasi Gambir Sumbar Gandeng ID FOOD, Target Ekspor 20 Ton per Bulan ke India dan Pakistan
By Admin

Dok. Kemenkop
nusakini.com, – Upaya memperkuat hilirisasi komoditas berbasis koperasi kembali mendapat dorongan melalui kerja sama antara Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri dari Sumatera Barat dan Holding Pangan BUMN, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, Selasa (23/6/2026), sebagai langkah membuka akses pasar ekspor gambir ke India dan Pakistan.
Berdasarkan rencana kerja sama, nilai potensi ekspor diperkirakan mencapai USD 732.831 atau sekitar Rp11,72 miliar. Volume pengiriman ditargetkan mencapai 20 ton per bulan.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, meminta agar kerja sama tersebut segera diwujudkan dalam bentuk transaksi bisnis nyata.
Menurut Destry, pemerintah menargetkan dalam waktu kurang dari tiga bulan sudah terdapat kontrak bisnis dan realisasi pengiriman produk hasil hilirisasi.
Selain mendorong percepatan implementasi, Kemenkop juga menyoroti pentingnya menjaga kontinuitas pasokan dan kualitas produk ketika permintaan pasar meningkat. Pemerintah berkomitmen mendukung pemenuhan standar internasional guna memperkuat daya saing produk Indonesia.
Direktur Komersial ID FOOD, Dwi Sutoro, mengatakan keberhasilan ekspor sangat bergantung pada tiga aspek utama, yakni keberlanjutan pasokan, konsistensi mutu, dan daya saing harga di pasar global.
Melalui anak usaha PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI), ID FOOD berencana memperluas pengembangan produk unggulan daerah yang berpotensi menembus pasar internasional.
Sementara itu, Ketua Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri, Eriyanto, menyebut kerja sama tersebut memberikan kepastian pasar bagi petani gambir sekaligus mendukung penguatan hilirisasi.
Koperasi yang berdiri sejak 12 Juni 2021 itu saat ini menghimpun sekitar 190 petani dan delapan kelompok tani dengan luas lahan sekitar 450 hektare. Kapasitas produksi yang dimiliki berkisar 30 hingga 50 ton gambir per bulan. (*)