Aji Santoso Akui Hujan dan Kartu Merah Untungkan PSPS Saat Bungkam Sriwijaya FC
By Admin

nusakini.com, - Setelah mengalami dua kali kekalahan beruntun, PSPS Pekanbaru akhirnya meraih kemenangan setelah mengalahkan Sriwijaya FC yang merupakan tim juru kunci klasemen Liga II Pegadaian, dengan skor telak 2-5, di Stadion Jaka Baring, Palembang, Minggu (4/1/2026).
Pada pertandingan ini PSPS Pekanbaru juga diuntungkan dengan di kartu merahnya pemain Sriwijaya FC Ardiansyah, unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak asuh Aji Santoso. 10 pemain Sriwijaya harus mengakui kemenangan telak PSPS Pekanbaru.
Tambahan 3 poin atas Sriwijaya FC ini, tidak membuat posisi PSPS Pekanbaru bergerak. PSPS tetap berada di posisi 8 klasemen sementara Liga II Pegadaian dengan nilai 17. PSPS kalah selisih gol dengan PSMS Medan, yang juga memiliki nilai sama 17. Sedangkan Sriwijaya FC semakin terpuruk di dasar klasemen dengan nilai 2, dan tidak pernah menang.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengapresiasi penampilan anak-anak asuhnya yang bermain konsisten walaupun sempat diguyur hujan, dan mampu bangkit setelah ketinggal 1-0 terlebih dahulu.
Hasil ini menjadi motifasi Askar Bertuah untuk melanjutkan pertandingan menghadapi Sumsel United.
“Tentunya hasil ini perlu kami sukuri kami mendapatkan poin tiga di away. Mudah-mudahan ini jadi satu motifasi pada pertandingan-pertandingan berikutnya ketika melawan Sumsel nanti,” ujar Aji Santoso.
“Dalam pertandingan tadi tim kami sedikit diuntungkan dengan hujan tadi karena ketika bermain hujan lebih berat dan mereka bermain lebih banyak mengeluarkan tenaga karena becek. Dan saya mengikuti Sriwijaya, dan betapa beratnya Sriwijaya bermain,” tambah Aji Santoso.
Dari jalannya pertandingan, PSPS Pekanbaru sempat tertinggal terlebih dahulu pada menit ke 14 babak pertama melalui gol yang diciptakan oleh Arya M. Gol ini tercipta karena kesalahan pemain PSPS Rifai yang salah mengontrol bola dan dimanfaatkan oleh Arya, dengan tenang menyarangkan bola ke gawang Darmawan, dan merubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal 1-0 tidak membuat anak-anak asuh Aji Santoso patah arang, PSPS tetap mengambil inisiatif menyerang untuk menyamakan kedudukan, dan hasilnya pada menit ke 27 striker mudah PSPS Ilham Fathoni berhasil menyamakan kedudukan 1-1, melalui titik putih pinalti, setelah pemain belakang Sriwijaya melakukan pelanggaran keras didalam kotak pinalti terhadap Ilham Fathoni.
Merasa diatas angin setelah menyamakan kedudukan, Alfin cs mulai bangkit dan terus menyerang ke jantung pertahanan Laskar Wong Kito. PSPS akhirnya berhasil unggul setelah Alfin Tuasaloni berhasil menjebol gawang Sriwijaya FC memanfaatkan bola reboun dari penjaga gawang Sriwijaya, tendangan kerasnya masuk ke sisi kanan gawang Sriwijaya FC yang dijaga oleh Zaenuri. Gol Alfin ini membayar kesalahannya pada gol pertama Sriwijaya, skor 1-2 untuk PSPS Pekanbaru.
Memasuki babak kedua PSPS Pekanbaru diuntungkan menang jumlah pemain setelah pemain Sriwijaya FC, Ardiansyah menerima kartu kuning kedua dan wasit memberikan kartu merah pada menit ke 43 babak pertama. Menang dengan jumlah pemain PSPS Pekanbaru terus menyerang untuk menambah kemenangan atas Sriwijaya FC, dengan mendominasi permainan.
Gol demi gol tercipta, Alfin pada menit 58' Asir mencatatkan namanya di papan skor 1-3. Unggul 1-3 tidak membuat anak asuh Aji Santoso puas, dan gol keempat PSPS kembali tercipta padan menit 64, lewat tendangan terarah Nugroho Santoso dari luar kotak penalti. Dan gol penutup Askar Bertuah terjadi pada menit ke 81 Yudhi Aditya menambah kemenangan PSPS menjadi 1-5.
Setelah menang 1-5 tempo permainan PSPS menurun dan dimanfaatkan oleh Sriwijaya FC, melalui gol yang diciptakan oleh Sutan Zico pada menit ke 87, dan gol ini menjadi penutup akhir babak kedua 2-5 untuk kemenangan PSPS Pekanbaru. (*)