Banjir Bekasi Makin Parah, 462 KK Mengungsi di Green Lavender

By Admin


nusakini.com,- Banjir masih mengepung Kota Bekasi hingga Jumat (23/1/2026). Dampak cuaca ekstrem sejak awal pekan membuat sejumlah wilayah terendam air setinggi 5 hingga 150 sentimeter.

Kondisi terparah terjadi di Perumahan Green Lavender, Desa Sukamekar, Bekasi Utara. Sejak Senin (19/1/2026), banjir setinggi dada orang dewasa merendam kawasan tersebut dan memaksa 462 kepala keluarga mengungsi, termasuk anak-anak dan lansia.

Ketua RT setempat, Hendro Fernando, menyebut banjir terjadi berulang akibat buruknya drainase dan minimnya tanggul pengaman dari pihak pengembang.

“Ini sudah langganan banjir. Drainase buruk, developer tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Di lokasi tersebut terdapat sekitar 1.200 unit rumah subsidi yang telah dihuni hampir empat tahun. BNPB telah menyalurkan bantuan darurat berupa peralatan dan makanan instan.

Sementara itu, BPBD Kota Bekasi mencatat banjir juga merendam Perumahan Jatibening Permai, Kecamatan Pondok Gede, dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter. Genangan juga terjadi di Taman Narogong Indah, Bumi Bekasi Utara, dan Perumahan Dosen IKIP Jati Asih.

BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan dan segera mengungsi bila ketinggian air meningkat. (*)