Cara Guru Pendamping LKS Latih Siswa SMK Jadi Tangguh, Jangan Jadi Robot!
By Admin

"Digital Marketing Unlocked"
nusakini.com, Peran pendamping dinilai krusial dalam mencetak siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang kompeten di bidang pemasaran digital. Hal ini mengemuka secara mendalam dalam acara "Digital Marketing Unlocked" di SMK Negeri 1 Bandar Lampung pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Kegiatan yang digagas oleh MGMP Pemasaran Kota Bandar Lampung bersama Yamaha ini menghadirkan Juri Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional, Ahmad Madani. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan agar para guru tidak memperlakukan siswa layaknya robot yang sekadar diarahkan untuk menghafal naskah.
Pendekatan hafalan yang kaku dinilai berisiko besar membuat peserta kehilangan arah saat menghadapi situasi tak terduga di lapangan. “Guru jangan hanya memberikan jawaban, tetapi perlu mengajukan pertanyaan yang membuat siswa memahami alasan di balik tindakannya,” ujar Ahmad Madani.
Lebih lanjut, sang narasumber menekankan pentingnya membangun kemampuan pemecahan masalah yang mandiri bagi para pelajar vokasi. Ia menyarankan pelatih untuk menerapkan metode evaluasi bertahap agar siswa mampu beradaptasi secara alamiah dengan konsumen.
Selain itu, program pelatihan dalam kondisi penuh tekanan atau simulasi yang tidak ideal dinilai sebagai metode persiapan yang sangat penting. "Kompetisi dapat selesai dalam satu hari, namun cara berpikir dan kompetensi yang dibangun selama pendampingan dapat digunakan sepanjang karier," tambahnya memberikan motivasi.
Acara edukatif ini turut dihadiri oleh perwakilan Yamaha School Lampung, Witoni, yang mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi. Kegiatan tersebut diharapkan mampu secara bertahap mengubah paradigma para pendidik dalam mempersiapkan mental siswanya menuju dunia industri sesungguhnya. (*)