Di Balik Senyum di Barisan Depan: Sherly Tjoanda dan Momen Belajar Budaya di Forum Saudagar

By Admin

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Bersama Tokoh Sulsel
nusakini.com, Di tengah suasana formal pertemuan saudagar yang dihadiri tokoh-tokoh penting, ada satu momen ringan yang mencairkan suasana. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, terlihat menyimak sambutan dalam bahasa Bugis dengan ekspresi serius—sesekali tampak kebingungan.

Ketika namanya disebut dari podium, perhatian hadirin mengarah kepadanya. Bukan karena kebijakan atau angka-angka program, melainkan interaksi sederhana yang terasa hangat.

Pertanyaan singkat tentang kemampuan berbahasa Bugis menjadi jembatan kecil yang memperlihatkan sisi lain seorang kepala daerah: manusia yang sedang berada di ruang budaya yang berbeda. Jawaban jujur berupa gelengan kepala justru disambut canda, bukan penilaian.

Di forum yang sarat jejaring ekonomi itu, momen tersebut memberi warna tersendiri. Bukan hanya tentang bisnis atau investasi, tetapi juga tentang perjumpaan lintas budaya—tentang bagaimana seorang pemimpin daerah beradaptasi, belajar, dan membuka diri.

Busana Baju Bodo yang dikenakannya seakan menjadi simbol pendekatan itu. Bukan sekadar pilihan pakaian, melainkan bentuk penghormatan terhadap tradisi tuan rumah.

Di tengah dinamika kerja sama antardaerah, gestur-gestur kecil seperti ini menjadi pengingat bahwa hubungan antarmanusia tetap menjadi fondasi utama. (*)