Geliat Ekonomi Warga Sawang Laut Lewat Program Pemberdayaan PT Timah
By Admin

Dok. PT Timah Tbk
nusakini.com, Karimun, Rabu (22/7/2026) – Kehadiran PT Timah (Persero) Tbk di wilayah Kepulauan Riau terus mendorong penguatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, BUMN ini menyalurkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada sektor ekonomi, sosial, hingga pelestarian kebudayaan lokal.
Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, menyatakan bahwa kontribusi korporasi tersebut memberi dampak langsung terhadap pembangunan desa. Salah satu simbol penguatan identitas lokal yang terealisasi adalah pembangunan Gerbang Tanjak atau Simpang Tanjak, sebuah ikon yang merepresentasikan kebudayaan Melayu sekaligus menjadi area interaksi publik. Selain fasilitas budaya, perusahaan juga memfasilitasi kegiatan keagamaan seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa yang diikuti puluhan peserta.
Di bidang pemberdayaan ekonomi, sinergi ini diwujudkan melalui skema Program Berlian Kundur. Program ini menaungi berbagai unit usaha masyarakat berbasis kelompok rentan, mulai dari pembibitan mangrove, budidaya hidroponik, hingga produksi terasi. Skema ini kemudian dikembangkan secara bertahap dengan memunculkan unit usaha baru seperti peternakan ayam pedaging serta pengolahan bank sampah.
Salah satu fokus utama pengembangan ekonomi lokal teletak pada sektor perikanan darat/tambak, seperti yang dijalankan Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Tuah Bersatu. Ketua Pokdakan Tuah Bersatu, Amran, menjelaskan bahwa kelompoknya memanfaatkan bantuan benih, pakan, hingga pelatihan teknis dari Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam untuk mengelola budidaya ikan kakap putih.
Meski menghadapi tantangan biaya pakan pabrikan dan fluktuasi cuaca, Amran menilai keterlibatan PT Timah memberikan alternatif sumber pendapatan baru bagi para nelayan setempat di luar aktivitas melaut harian.
Pemerintah desa beserta kelompok warga berharap kemitraan ini dapat terus meluas ke sektor kewirausahaan lainnya, termasuk kelompok wanita tani dan bidang pendidikan. (*)