Jaga Kondusivitas, Tiga Forum Kemasyarakatan Kota Bogor Resmi Dilantik
By Admin

Dok. Pemkot Bogor
nusakini.com, Pemerintah Kota Bogor secara resmi melantik jajaran pengurus tiga forum keberagaman tingkat kota. Pengukuhan tersebut berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, pada Rabu (4/11/2026).
Ketiga organisasi kemasyarakatan tersebut adalah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Para pengurus baru ini akan mengemban amanah untuk periode masa bakti 2026 hingga 2031.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut. Ia berharap para tokoh masyarakat yang terpilih dapat menjadi teladan yang baik bagi seluruh warga.
Menurut Dedie, perbedaan latar belakang tidak boleh dijadikan hambatan untuk merawat kebersamaan. Kekuatan utama dari forum ini justru berada pada kesamaan semangat para pengurusnya.
“Sebagai tokoh Kota Bogor, Bapak ibu harus berkontribusi menjaga kondusivitas, menyampaikan pikiran dan pandangannya untuk kebaikan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi dinamika yang ada," ujar Dedie. Ia menegaskan bahwa kemajuan kota hanya bisa dicapai bila komunikasi diperkuat.
Dedie juga menyoroti sejarah panjang Kota Bogor dalam menjaga harmoni antarwarga. Sejauh ini, wilayah tersebut diklaim mampu terhindar dari berbagai gesekan bernuansa rasial.
Nilai toleransi ini dinilai sudah melekat erat sebagai karakter asli masyarakat setempat. Oleh karena itu, asimilasi yang saling menghormati harus terus dipelihara dari masa ke masa.
"Semua harus hidup rukun berdampingan, harus mau saling bersilaturahmi," ucap Dedie saat memberikan sambutan. Ia menambahkan bahwa para tokoh agama di Bogor kini bukan sekadar mitra formal, melainkan sudah seperti keluarga.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh jajaran kepolisian setempat. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Adhitya Panji Anom, menyambut baik pelantikan tersebut demi stabilitas keamanan.
“Diharapkan para pengurus dapat berkontribusi terhadap kondisi dan situasi Kota Bogor agar selalu aman, nyaman, dan tertib,” kata Adhitya. Ia memastikan bahwa pihak kepolisian siap membuka ruang kolaborasi dengan para pengurus yang baru dilantik. (*)