Kawal Hilirisasi Mineral, Bupati Kolaka Tegaskan Industri Tambang dan PT Vale Wajib Serap Tenaga Kerja Lokal

By Admin

Dok. Pemkab Kolaka

nusakini.com, Kolaka – Pemerintah Kabupaten Kolaka berkomitmen penuh untuk mempermudah iklim investasi di sektor hilirisasi mineral demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah ini ditempuh melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penyediaan kepastian hukum bagi para investor.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si., saat membuka agenda diskusi bertajuk Leader Forum 2nd Edition bersama PT Vale Indonesia Tbk di Kabupaten Kolaka pada Rabu, 15 Juli. Menurut Amri, wilayah Kabupaten Kolaka saat ini menduduki posisi yang sangat strategis dalam peta pengembangan industri hilirisasi mineral di tingkat nasional.

"Keberadaan kawasan industri pengolahan nikel, yang di dalamnya mencakup fasilitas HPAL serta smelter, telah menempatkan Kolaka sebagai salah satu simpul krusial bagi pembangunan industri nasional," ujar Amri dalam pemaparannya.

Untuk mendukung keberlanjutan investasi tersebut, pihak pemerintah daerah menyatakan siap merampungkan penataan ruang, menyokong ketersediaan infrastruktur pendukung, hingga menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Kendati demikian, Amri mengingatkan bahwa keberhasilan dari aktivitas industri skala besar ini tidak boleh hanya diukur dari nilai investasi atau kapasitas produksi semata.

Dampak konkret berupa terbukanya lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal, penguatan pelaku UMKM, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta fasilitas publik yang memadai menjadi indikator utama yang dinilai harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satu contoh sinergi yang disorot adalah program revitalisasi Pasar Raya Mekongga sebagai ruang ekonomi rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, agenda ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT Vale Indonesia Tbk, termasuk Chief Project Officer Muhammad Asril dan Head Pomalaa Project Mohammad Rifai. Hadir pula perwakilan Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) Muhammad Reza, Head Growth PMO of Mine and JV Sudirman B., serta jajaran unsur Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kolaka.

Melalui ruang komunikasi ini, pemerintah daerah berharap pola kemitraan dengan sektor swasta ke depan dapat berjalan lebih akuntabel dan sejalan dengan program prioritas pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat luas. (*)