Ketika Diaspora Pelajar Ingin “Pulang” Lewat Pengabdian
By Admin
Foto. Humas Kemhan
nusakini.com, Tidak semua kontribusi diaspora harus menunggu mereka kembali secara permanen ke Tanah Air. Melalui PPI Dunia Mengabdi 2026, pelajar Indonesia yang tengah menimba ilmu di berbagai negara berupaya “pulang” dengan cara lain: mengabdi langsung kepada masyarakat.
Gagasan ini disampaikan dalam audiensi PPI Dunia dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Program tersebut dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas negara, lintas disiplin, dan lintas generasi untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat Indonesia.
Bagi PPI, pengabdian bukan sekadar agenda seremonial. Ia menjadi jembatan antara pengetahuan global yang diperoleh di luar negeri dengan tantangan pembangunan di dalam negeri. Menhan Sjafrie pun menilai semangat ini sebagai modal sosial penting bagi masa depan bangsa.
Dengan mendorong sinergi bersama program nasional dan penguatan nilai kebangsaan, pemerintah berharap semangat diaspora tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat. (*)