Menkomdigi Soroti Moderasi Konten Meta usai Unggahan Foto di Palestina Disebut Cepat Hilang
By Admin
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid
nusakini.com, Jakarta, — Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mempertanyakan mekanisme moderasi konten di platform milik Meta Platforms setelah unggahan fotonya saat berada di Palestina disebut cepat hilang dari media sosial.
Hal tersebut disampaikan Meutya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Meta di Sequis Tower, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, pada Senin (9/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Meutya menyampaikan bahwa foto yang ia unggah terkait kunjungannya ke Palestina diduga tidak lagi muncul di platform media sosial dalam waktu singkat.
Menanggapi hal itu, perwakilan Meta yang hadir dalam sidak menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat berkaitan dengan sistem distribusi konten pada platform mereka.
Namun, Meutya menilai penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab persoalan mengenai proses moderasi konten.
Ia menyoroti adanya perbedaan perlakuan terhadap berbagai jenis konten yang beredar di media sosial. Menurutnya, sejumlah konten yang dianggap bermasalah di Indonesia, seperti hoaks kesehatan, hoaks pemerintahan, maupun isu bernuansa SARA, kerap membutuhkan waktu lebih lama untuk diturunkan.
“Bagi isu tertentu tampak ada self-censorship, tetapi konten yang mengganggu di Indonesia justru sering lebih lama ditangani,” ujarnya.
Selain itu, Meutya juga mempertanyakan transparansi platform digital terkait data pengguna dan mekanisme algoritma yang digunakan. Ia menyebut pemerintah hingga kini belum memperoleh informasi rinci mengenai jumlah pengguna maupun sistem algoritma yang mengatur distribusi konten di platform tersebut.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap praktik pengelolaan konten digital di Indonesia. (*)