Persiapkan Siswa Hadapi Era Digital, SMKN 23 Jakarta Gandeng Praktisi Ajarkan AI Mastery dan Teknik Prompting Modern

By Admin


nusakini.com, Jakarta, 19 Januari 2026 – Memasuki era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), SMKN 23 Jakarta mengambil langkah progresif dengan menghadirkan praktisi industri untuk membekali siswa kelas XI Jurusan Pemasaran. Kegiatan Guru Tamu ini fokus pada penguasaan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas dalam dunia Bisnis Digital dan Bisnis Retail.

​Narasumber utama, Ahmad Madani, yang juga merupakan Sekretaris Jenderal KOMISI dan praktisi pemasaran, membawakan materi komprehensif mulai dari Riset Produk (3C: Company, Consumer, Competitor) hingga Storytelling konten dengan formula HVC (Hooks, Value, CTA).

​Namun, sorotan utama dalam kegiatan ini terletak pada materi AI Mastery dan Teknik Prompting. Para siswa diajarkan cara berinteraksi dengan AI menggunakan formula PIC (Peran, Instruksi, Context). Teknik ini memungkinkan siswa memberikan perintah yang presisi kepada AI untuk menghasilkan konten pemasaran berkualitas tinggi dalam waktu singkat.


​"Fokus kami hari ini bukan lagi sekadar tahu ada AI, tapi bagaimana menguasainya (AI Mastery). Dengan teknik prompting yang benar melalui metode PIC, siswa bisa mengubah AI menjadi asisten kreatif yang cerdas untuk riset maupun produksi konten," ujar Ahmad Madani di sela-sela kegiatan.

​Antusiasme siswa terlihat luar biasa saat sesi praktik berlangsung. Memanfaatkan teknologi AI, siswa kelas XI tidak hanya membuat konten teks atau gambar biasa, tetapi berhasil memproduksi video klip lengkap dengan lagu orisinal hasil kreasi mereka sendiri.

​Wakahumas Hubungan Industri (DUDI) SMKN 23 Jakarta, Ibu Pebrizayanti, menyambut baik inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi dengan praktisi adalah prioritas sekolah. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran Pak Ahmad Madani. Materi AI Mastery ini sangat relevan dan dibutuhkan siswa kami di jurusan Bisnis Digital dan Bisnis Retail. Kami ingin siswa SMKN 23 tidak hanya menjadi penonton teknologi, tapi mampu menggunakannya untuk meningkatkan daya saing mereka sebelum masuk ke dunia kerja," ungkap Ibu Pebrizayanti.


​Program Guru Tamu ini merupakan bagian dari komitmen SMKN 23 Jakarta untuk terus mendekatkan kurikulum sekolah dengan dinamika dunia industri (DUDI) yang bergerak sangat cepat. Diharapkan, lulusan SMKN 23 Jakarta menjadi pemain aktif yang mampu memanfaatkan AI untuk keunggulan kompetitif di industri pemasaran masa depan.

​Tentang SMKN 23 Jakarta:

SMKN 23 Jakarta adalah lembaga pendidikan vokasi unggulan yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa di bidang pemasaran dan bisnis, berkomitmen mencetak lulusan yang siap kerja, kreatif, dan adaptif terhadap teknologi digital. (*)