Promosikan Wisata Kota Global, DKI Jakarta Ikuti ITB Asia 2026 di Singapura
By Admin

Dok. Ist
nusakini.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) resmi berpartisipasi dalam pameran dagang ITB Asia 2026 di Singapura. Ajang bisnis antarkorporasi tersebut berlangsung pada Rabu hingga Jumat, tepatnya pada tanggal 21 sampai 23 Oktober 2026.
Kehadiran delegasi pemerintahan ini bertujuan untuk mempromosikan ibu kota sebagai destinasi wisata perkotaan yang kompetitif di kancah global. Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari persiapan panjang dalam menyambut peringatan usia lima abad kota Jakarta.
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, menyatakan bahwa partisipasi tersebut bukan sekadar ajang promosi biasa. "Transformasi Jakarta menuju kota global perlu didukung oleh penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi kota," ujarnya pada Rabu (21/10).
Menurut Andhika, pihaknya ingin menunjukkan sejarah panjang Jakarta sebagai fondasi kuat menuju pengembangan kota di masa depan. Dia menegaskan bahwa pengembangan wisata budaya, bahari, perkotaan, dan MICE tengah disiapkan secara optimal untuk menyambut dunia internasional.
Sebanyak 17 pelaku industri pariwisata dari berbagai lini bisnis turut digandeng pemerintah dalam pameran berskala kawasan ini. Rombongan korporasi tersebut mencakup perwakilan manajemen hotel, agen perjalanan, asosiasi kesehatan, wisata kebugaran, hingga pengelola berbagai destinasi hiburan.
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, menilai keikutsertaan delegasinya penting untuk menjalin hubungan bisnis jangka panjang. "Melalui kolaborasi dengan para pelaku industri, kami berharap promosi ini dapat menghasilkan peluang bisnis yang konkret dan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta," katanya.
Selain pelaku industri lokal, Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia juga dilibatkan guna mempermudah akses informasi perjalanan bagi turis asing. Kolaborasi lintas kelembagaan ini diyakini mampu membuka lebih banyak pintu kemitraan serta investasi sektor pariwisata di Jakarta.
Ketua Subkelompok Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Disparekraf DKI Jakarta, Ervienia Oryza, menyoroti pentingnya peran ajang tersebut bagi kawasan Asia Tenggara. “Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan Jakarta menuju kota global sekaligus menyongsong lima abad Jakarta dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan keterbukaan terhadap dunia,” ungkapnya. (*)