Puluhan Aparat DKI Sisir Area Luar Stadion Amankan Final Timnas
By Admin

Dok. Pemprov DKI
nusakini.com, Para petugas ketertiban dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turun tangan secara masif membantu pengamanan laga final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan penentu antara Indonesia melawan Thailand ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (5/10).
Sebanyak 80 anggota Satpol PP resmi dikerahkan untuk bergabung dengan unsur TNI dan Polri dalam menjaga kondusivitas area. Sinergi lintas instansi ini bertujuan memastikan ribuan suporter merasa tenang saat hadir secara langsung di lokasi.
Fokus penjagaan aparat daerah ini difokuskan sepenuhnya di kawasan luar arena utama. Mereka ditempatkan di titik-titik pergerakan krusial seperti pintu masuk utama hingga persimpangan jalan menuju stadion.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menegaskan komitmen kuat jajarannya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas. "Personel disebar ke beberapa titik untuk bantu jaga ketertiban serta memberikan rasa aman kepada warga yang akan menyaksikan laga final," ujarnya.
Satriadi menambahkan bahwa pendekatan operasional yang digunakan aparatnya tetap mengedepankan sisi kemanusiaan. Hal ini diharapkan mampu mencegah segala bentuk gesekan antara petugas dan masyarakat yang sangat antusias mendukung tim nasional.
Menurutnya, kehadiran para personel di lapangan bertujuan murni untuk melayani kepentingan publik selama acara besar tersebut bergulir. "Kami hadir memberikan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat dalam setiap kegiatan yang berlangsung di Jakarta," tegasnya di tengah persiapan tim.
Sementara itu, pengamanan spesifik di area lingkar luar dikendalikan langsung oleh satuan tugas tingkat kota. Fokus penertiban mencakup langkah antisipatif terhadap keberadaan pedagang kaki lima (PKL) serta kelompok pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).
Kasiops Satpol PP Jakarta Pusat, Suprayogi, merinci bahwa personelnya disebar merata di kawasan yang masuk dalam kategori zona tiga. "Personel bertugas melakukan penghalauan PPKS dan PKL, serta melakukan pengamanan mengantisipasi terjadinya gangguan trantibum yang bersinergi dengan Polri," terangnya menutup keterangan. (*)