Wagub DKI Tinjau Perayaan Imlek 2577 di Kebayoran Lama, Tegaskan Komitmen Toleransi
By Admin
Wagub DKI Rano Karno/ Dok. Pemprov DKI
nusakini.com, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno melakukan peninjauan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Jalan Toapekong, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (17/2).
Dalam kegiatan tersebut, Rano hadir bersama Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto, Asisten Kesejahteraan Rakyat Ali Maulana Hakim, Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar, Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta Dewi Rano, serta Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta Lisniawati Uus Kuswanto.
Menurut Rano, kunjungan ke sejumlah klenteng dan vihara saat perayaan Imlek dilakukan untuk memastikan ibadah berlangsung tertib dan aman. Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama yang harmonis di ibu kota.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai ruang komunikasi antarumat beragama sekaligus sarana penyaluran aspirasi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rano turut menyinggung tema perayaan Imlek tahun ini yang diusung Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), yakni “Jika Ada Keadilan, Tiada Persoalan Kemiskinan”. Tema tersebut, menurutnya, selaras dengan nilai keadilan sosial sebagaimana tercantum dalam Pancasila.
Pemprov DKI Jakarta juga menggelar Festival Imlek pada 12–17 Februari sebagai bagian dari rangkaian perayaan. Rano menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang inklusif yang menegaskan budaya Tionghoa sebagai bagian dari identitas Jakarta.
Ia menambahkan, pada malam hari dirinya dijadwalkan menuju Bundaran HI untuk menyaksikan rangkaian acara yang menandai peralihan suasana perayaan Imlek menuju bulan suci Ramadan. Rano juga mengingatkan masyarakat agar perbedaan penetapan awal puasa tidak menjadi polemik. (*)