Bertahan di Tengah Suhu 49 Derajat, Jemaah Indonesia di Mina Tetap Semangat Beribadah

By Admin

Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI 2026, Rieke Diah Pitaloka/ Dok. DPR RI
nusakini.com, Mina — Cuaca ekstrem yang menyelimuti Mina, Arab Saudi, tidak menyurutkan semangat jemaah haji Indonesia dalam menjalankan rangkaian puncak ibadah haji. Di tengah suhu siang hari yang mencapai 45 hingga 49 derajat Celsius, para jemaah tetap menjalani aktivitas ibadah dengan penuh kesabaran dan kebersamaan.

Gambaran tersebut terlihat saat Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI 2026, Rieke Diah Pitaloka, mengunjungi Maktab 16 kawasan Jamarat, Mina, Kamis (28/5/2026). Dengan sapaan hangat “Assalamualaikum Indonesia”, Rieke menyempatkan diri berbincang langsung dengan jemaah dari berbagai embarkasi.

Suasana akrab langsung terbangun ketika para jemaah menceritakan pengalaman mereka menghadapi panas ekstrem selama berada di Mina. Meski kondisi cuaca cukup berat, para jemaah mengaku tetap dapat menjalankan ibadah dengan baik berkat dukungan fasilitas yang tersedia.

Pendingin ruangan di dalam tenda menjadi salah satu penopang kenyamanan jemaah. Walaupun hawa panas dari luar tetap terasa pada siang hari, fasilitas tersebut membantu menjaga kondisi fisik para jemaah.

Selain itu, layanan konsumsi yang diberikan kepada jemaah juga mendapat respons positif. Saat ditanya mengenai kualitas makanan yang diterima selama berada di Mina, para jemaah secara serempak menyatakan puas.

Ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari juga dinilai masih mencukupi. Hal ini menjadi faktor penting mengingat tingginya suhu udara yang meningkatkan kebutuhan cairan para jemaah.

Di balik keterbatasan yang masih ada, seperti antrean penggunaan kamar mandi saat kondisi padat, para jemaah memilih menyikapinya dengan kesabaran. Semangat saling membantu dan saling menguatkan menjadi pemandangan yang mewarnai kehidupan di dalam tenda-tenda Mina.

Rieke menilai sikap para jemaah tersebut mencerminkan nilai-nilai utama dalam perjalanan haji, yakni kesabaran, kebersamaan, dan kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi.

Kunjungan itu sekaligus memperlihatkan bagaimana ribuan jemaah Indonesia terus berupaya menjaga kekhusyukan ibadah di tengah tantangan cuaca ekstrem yang menjadi salah satu ujian selama pelaksanaan haji di Tanah Suci.

Di tengah panas yang menyelimuti Mina, kebersamaan para jemaah Indonesia menjadi cerminan semangat gotong royong yang tetap hidup, bahkan jauh dari tanah air. (*)