Jenazah Pria yang Diduga Terhanyut di Kali Sunter Ditemukan, Operasi Gabungan Berakhir Kamis Malam

By Admin

Dok. Pemprov DKI
nusakini.com, Jakarta — Petugas gabungan menemukan jenazah seorang pria yang sebelumnya dilaporkan terhanyut di Kali Sunter, kawasan Jalan Danau Sunter Barat atau dikenal sebagai Jembatan Item, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, pada Kamis (19/2) malam.

Kepala Satuan Tugas BPBD Jakarta Utara, Vitus Dwi Indarto, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 22.55 WIB setelah proses pencarian dilakukan sejak Selasa (17/2) pukul 16.30 WIB.

Korban diketahui bernama Vendi (52), warga Jalan Ancol Selatan RT 15/RW 03, Kelurahan Sunter Agung.

Menurut Vitus, laporan awal diterima dari warga yang melihat seseorang tercebur ke aliran kali. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas instansi untuk melakukan pencarian.

“Penyisiran dilakukan melalui jalur darat dan air. Hari pertama operasi dihentikan pukul 21.00 WIB dan dilanjutkan keesokan harinya,” ujar Vitus.

Pada hari kedua, tim gabungan mengerahkan enam unit perahu karet jenis LCR, menggunakan alat pendeteksi bawah air (aqua eye), serta menerapkan teknik penjangkaran di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi awal korban terjatuh.

Sekitar pukul 22.45 WIB, korban ditemukan dalam posisi telungkup kurang lebih 20 meter dari titik awal kejadian.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut. Setelah penemuan tersebut, operasi pencarian dinyatakan selesai dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing.

Operasi ini melibatkan unsur BPBD DKI Jakarta, Kantor SAR Jakarta, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara, Satpol PP, PMI, TNI/Polri, serta aparat Kelurahan Sunter Agung.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya mengerahkan empat unit kendaraan operasional, dua perahu karet, dan 30 personel dalam proses pencarian.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat musim hujan. (*)