Bambang Haryo Dorong Pembenahan Besar Pariwisata RI Agar Kembali Bersaing di ASEAN
By Admin

nusakini.com, Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menilai minat wisatawan mancanegara ke Indonesia masih tertinggal dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya. Ia menyebut capaian kunjungan turis Indonesia masih kalah dari Malaysia, Thailand, hingga Vietnam.
“Malaysia pada 2025 merealisasikan 38 juta wisatawan, Thailand 39 juta, dan Vietnam sudah 22 juta. Padahal dulu Vietnam di bawah kita,” ujar Bambang dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri Pariwisata di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menilai penurunan daya tarik Indonesia disebabkan belum terintegrasinya sistem transportasi pariwisata. Berbeda dengan negara tetangga yang telah menghubungkan transportasi udara, darat, dan laut secara terpadu hingga ke destinasi wisata.
“Di Indonesia, dari bandara ke hotel aja sering masih harus pakai transportasi pribadi,” katanya.
Bambang juga menyoroti aspek keselamatan, terutama bus dan kapal wisata. Menurutnya, masih banyak sopir bus pariwisata yang tidak memiliki kompetensi khusus keselamatan, serta kapal wisata yang belum terdaftar di Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).
Ia mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir terjadi sedikitnya enam insiden kapal wisata tenggelam yang membawa turis, namun belum diikuti pembenahan serius.
Selain itu, Bambang mendorong pembentukan polisi pariwisata khusus seperti di negara-negara ASEAN lainnya untuk meningkatkan rasa aman wisatawan.
“Indonesia perlu aparat khusus yang melindungi dan melayani wisatawan,” ucapnya.
Ia berharap 2026 menjadi momentum perbaikan besar agar pariwisata Indonesia kembali mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara. (*)