Konflik Global Tekan Pasokan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga Pangan Dunia

By Admin


Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono
nusakini.com, Jakarta, Minggu (29/3/2026) — Ketegangan geopolitik global, termasuk konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat serta perang Rusia–Ukraina, dinilai berdampak pada meningkatnya tekanan terhadap ketahanan pangan dunia.

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono, menyatakan kondisi tersebut memicu ketidakpastian distribusi pangan global. Menurutnya, sejumlah negara produsen cenderung menahan pasokan untuk kebutuhan domestik.

“Berdasarkan kondisi global saat ini, ketidakpastian meningkat sehingga negara produsen memilih mengamankan pangan untuk mereka sendiri,” ujar Riyono dalam keterangan tertulis, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, situasi tersebut berkontribusi terhadap kenaikan harga pangan, penurunan ketersediaan, serta meningkatnya permintaan global. Dalam kondisi ini, komoditas pangan disebut berpotensi menjadi instrumen politik antarnegara.

Riyono juga menyinggung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk mengakhiri kelaparan pada 2030 yang dinilai menghadapi tantangan serius.

Untuk mengantisipasi dampak global terhadap dalam negeri, ia mengusulkan tiga langkah strategis. Pertama, memperkuat cadangan pangan nasional, termasuk menjaga kualitas dan pengelolaan stok beras yang disebut telah mencapai sekitar 4 juta ton.

Kedua, memberikan perlindungan kepada petani melalui insentif harga dan skema perlindungan seperti asuransi pertanian, terutama menghadapi risiko perubahan iklim.

Ketiga, menjaga anggaran sektor pertanian dan perikanan agar tidak mengalami pengurangan, dengan nilai saat ini sekitar Rp60 triliun.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar masyarakat tidak terdampak lonjakan harga pangan akibat dinamika global. (*)